Apa Itu Tanaman Porang? Disebut Jokowi Lebih Sehat, Bisa Jadi Pengganti Nasi

Dalam kunjungan ke pabrik pengolahan porang yang dikelola PT Asia Prima Konjac di Madiun, Jawa Timur, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa di masa depan porang bisa menjadi makanan pengganti beras.

“Ini juga bisa menjadi pengganti beras yang lebih sehat, karena kadar gulanya sangat rendah. Dan saya tadi juga sudah mengatakan kepada Menteri Pertanian untuk betul-betul kita menseriusi komoditas baru ini komoditas porang,” kata Jokowi di lokasi, Kamis (19/8).”Tadi seperti kita lihat di sini, bisa jadi tepung. Insyaallah nanti tahun depan sudah akan menjadi barang jadi yaitu menjadi beras porang.”

Apa itu tanaman porang?

Dijelaskan dalam makahal yang diterbitkan libang pertanian, porang (Amorphophallus muelleri Blume) sendiri adalah salah satu tumbuhan lokal Indonesia yang banyak tersebar di Pulau Jawa. Porang termasuk tanaman iles-iles, yakni tanaman umbi-umbian dalam famili Arecaceae dan umumnya tumbuh liar di bawah tegakan tanaman lain seperti Jati, mahoni, sonokeling dan sengon.

Umbi porang juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena mengandung glukomanan yang baik untuk kesehatan dan dapat dengan mudah diolah menjadi bahan pangan dan industri farmasi seperti kosmetik, kertas, tekstil, karet sintetis dan banyak lagi. Karena kaya karbohidrat, porang juga bagus diolah untuk makanan bayi.

Ada beberapa jenis porang yang sering dijumpai di Indonesia, di antaranya A. campanulatus, A. variabilis, dan A. oncophyllus. Jenis tanaman porang yang banyak ditanam masyarakat Indonesia sebagai bahan pangan adalah A. campanulatus var hortensis dan A. campanulatus var sylvestris karena umbinya banyak mengandung pati.Sedangkan untuk tujuan ekspor, porang jenis A. oncophyllus lebih disukai karena umbinya kaya akan glukomanan. Porang biasanya diekspor ke beberapa negara di Asia, seperti Jepang, Cina, Vietnam, Australia dan lain sebagainya.

Saat ini tanaman porang banyak dibudidayakan di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Nusa Tenggara , Kalimantan, dan Sulawesi. Meski banyak dibudidayakan, namun penggunaan di dalam negeri masih terbilang sedikit. Sebaliknya, porang justru menjadi primadona di Jepang sebagai bahan olahan mie shirataki dan konyaku.Balai Besar Karantina Belawan mencatat ekspor porang asal Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sepanjang 2020 mencapai 861 ton dengan nilai Rp 19,1 miliar. Tanaman sejenis umbi-umbian ini diekspor ke China, Thailand, Vietnam dan Jepang.Menurut Ina Erlinawati, peneliti Botani Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), porang masih berkerabat dengan bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum) dan suweg (Amorphophallus paeniifolius). Berbeda dengan suweg dan bunga bangkai raksasa, pada percabangan tangkai daun porang mempunyai tonjolan berwarna cokelat kehitaman yang disebut bulbil.

Apa Itu Tanaman Porang? Disebut Jokowi Lebih Sehat, Bisa Jadi Pengganti Nasi (2)
Contoh perkebunan porang. Foto: Wikimedia Commons

“Warna umbi porang coklat tua dan bagian dalam kuning atau jingga. Berbeda dengan suweg mempunyai umbi berwarna putih disertai semburat warna merah jambu atau ungu,” kata Ina seperti dikutip Mongabay.

Bunga porang mempunyai tangkai yang sama panjang dengan tangkai daun, berukuran 30-60 cm. Adapun ciri khas bunga porang memiliki seludang bunga memelintir, bagian dalam merah muda dengan bercak-bercak putih dan mengeluarkan bau busuk ketika mekar.Ina mengatakan porang adalah sumber pangan lokal yang sangat penting. Umbi porang mempunyai segudang manfaat dan bernilai strategis untuk pengembangan skala ekspor. Umbi porang mengandung pati yang didominasi glucomannan yang dapat jadi sumber pangan alternatif. Glucomannan merupakan serat alami dalam bentuk tepung yang larut dalam air.“Glucomannan selain untuk bahan baku tepung, dapat pula sebagai zat aditif makanan, sebagai emulsifier dan bahan pengental dalam pembuatan jelly yang beberapa tahun terakhir kerap ekspor ke Jepang.Manfaat lain porang, katanya, untuk pembuatan kosmetik, sebagai bahan dalam pembuatan lem organik, sebagai penjernih air, bahkan dalam pembuatan komponen pesawat terbang.

Apa Itu Tanaman Porang? Disebut Jokowi Lebih Sehat, Bisa Jadi Pengganti Nasi (3)
Mentan Syahrul Yasin Limpo meninjau budidaya tanaman porang di Madiun, Jatim. Foto: Kementan RI
Bisakah Porang menjadi pengganti beras?

Tak salah jika Jokowi bilang porang bisa menjadi pengganti beras, karena menurut Nissa Wargadipura, praktisi pangan lokal yang juga merupakan pendiri Pesantren Ekologi Ath-Tahaariq, Garut, porang adalah sumber karbohidrat tetapi juga mengandung sianida tinggi alias beracun. Jadi, ada cara mengolah porang agar bisa dikonsumsi dengan aman.

“Ambil umbinya, dibersihkan. Setelah itu diparut. Ambil patinya. Kemudian direndam air. Diganti 12 jam satu kali selama tiga hari. Harus tiga kali membuang air, tiga kali membuang racun. Setelah diendapkan di berkali-kali airnya dibuang, itu dikeringkan. Baru setelah itu bisa jadi tepung,” kata Nissa.Selain mengandung karbohidrat, porang juga kaya kalsium hingga bagus untuk makanan bayi. Bahkan porang bisa jadi makanan pengganti air susu ibu (MPASI). Kandungan kalsium porang dapat mempercepat pertumbuhan gigi, menghaluskan kulit, dan menumbuhkan rambut. Porang juga bagus untuk lansia yang mengalami masalah pencernaan.Faktanya, selain memiliki nilai jual yang tinggi, porang juga ternyata punya segudang manfaat bagi kesehatan.

Sumber : (kumparan.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *