KH. Ahmad Bahauddin Nursalim – Gus Baha

Jakarta – Nama K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim pastinya sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Nasehat Gus Baha merupakan salah satu ulama yang pada saat ini mahsyur di Indonesia karena kedalaman ilmu agamanya terutama dibidang ilmu Tafsir Al Qur’an dan Fiqih. Kyai ini memang sangat terkenal di kalangan anak muda memang pembawaannya yang santai dan dapat diterima oleh kawula muda.

K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim, lebih dikenal sebagai Gus Baha, merupakan ulama Nahdlatul Ulama yang berasal dari Rembang. Ia dikenal sebagai salah satu ulama ahli tafsir yang memiliki pengetahuan mendalam seputar al-Qur’an. Gus Baha tergabung di Lembaga Tafsir Alquran Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Beliau merupakan bagian Tim Lajnah Mushaf UII yang terdiri dari para Profesor, Doktor, dan Ahli Alquran dari seluruh Indonesia. Beliau merupakan satu-satunya tokoh di jajaran Dewan Tafsir Nasional yang memiliki latar belakang pendidikan non-formal dan tidak mempunyai gelar. Gus Baha juga merupakan pengasuh pondok Pesantren Tahfidul Qur’an LP3IA. Ia merupakan salah satu murid dari ulama kharismatik, Kiai Maimun Zubair. Berkat sosoknya yang kharismatik dan mampu menyampaikan tafsir-tafsir secara jelas dan mudah dipahami, kajian Gus Baha tidak hanya dinikmati kalangan santri, namun juga masyarakat umum.

Gus Baha lahir tahun 1970 lalu dan sudah sejak kecil ia mendapatkan dan menghafalkan Al Quran dari ayahnya yang Bernama K.H. Nursalim Al-Hafidz. Maka tidak heran apabila saat ini Gus Baha menjadi ahli tafsir dan bahkan tidak sedikit orang yang mengidolakannya.

Salah satu ulama NU ini telah menguasai banyak bidang keilmuan dalam Islam serta setiap kajiannya sarat akan hikmah serta pelajaran berharga. Maka tidak jarang apabila saat menyampaikan ceramah, Gus Baha selalu memunculkan kata-kata bijak atau nasehat tentang kehidupan, cinta, keluarga, jodoh, rezeki dan sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *