7 Makanan Selain Babi yang Juga Diharamkan Dalam Islam

Diah Afrilian – detikFood

Jakarta – Bukan hanya daging babi, beberapa makanan juga diharamkan dalam Islam. Tujuh makanan ini patut diwaspadai karena diharamkan dalam Alquran.

Bagi penganut agama Islam atau seorang Muslim, tidak semua makanan bisa dimakan. Beberapa makanan diharamkan atau berarti dilarang untuk dikonsumsi.

Sebagian besar makanan yang diharamkan adalah makanan yang memiliki kandungan berbahaya serta efek buruk yang bisa diberikan oleh tubuh ijika dikonsumsi. Allah SWT melalui kitab suci umat Islam, Alquran telah menjelaskan ciri-ciri makanan yang diharamkan dan sama sekali tidak boleh dikonsumsi.

Makanan yang diharamkan ini bukan hanya mengandun makna dan filosofis saja tetapi juga ada unsur pengalaman yang pernah terjadi pada umat terdahulu saat mengonsumsi suatu bahan makanan. Seperti yang diingatkan pada Alquran surah Al-Baqarah ayat 168, “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan jangan lah kamu mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”

Berikut ini 7 makanan yang diharamkan dalam Islam selain daging babi dan dijelaskan dalam Al-qur’an:

7 Makanan Selain Babi yang Juga Diharamkan Dalam Islam
1. Darah

Sangat banyak makanan yang dihalalkan atau dipersilahkan untuk dikonsumsi. Darah menjadi salah satu makanan yang tidak boleh sama sekali dikonsumsi atau diharamkan. Allah SWT berfirman “…kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir…” QS. Al An’am: 145.   360p geselecteerd als afspeelkwaliteit

Darah yang boleh dikonsumsi hanya darah yang melekat pada daging yang sudah disembelih. Tentunya tata cara penyebelihannya harus yang sesuai dengan ajaran Islam seperti menghadap kiblat, tidak menyaikit hewan dan mengucap nama Allah SWT.

2. Bangkai

Bangkai merupakan istilah yang digunakan untuk hewan-hewan yang mati secara tidak wajar. Misalnya seperti hewan yang tercekik, mati karena dipukul, mati karena terjatuh, mati karena ditanduk hewan lain atau hewan yang mati akibat diterkam atau dimangsa oleh binatang buas.

Sebagaimana diterangkan pada surah Al Maidah ayat 3:

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah) adalah kefasikan.

3. Hewan yang disembelih untuk sesajen

Sesajen atau dikenal dalam istilah Islam sebagai berhala, merupakan salah satu bentuk penyekutuan atas Allah SWT. Allah SWT sangat mengutuk orang-orang yang dengan percaya diri menyembah berhala di atas tanah ciptaan Allah SWT.

Bukan hanya kegiatan penyembahannya saja, bahkan hewan-hewan yang dibunuh dengan tujuan untuk disajikan kepada berhala juga diharamkan untuk dikonsumsi. Contoh hewan yang diharamkan ini berupa ayam yang dipotong untuk dijadikan sesajen atau kepala kambing yang disiapkan untuk tumbal.

4. Binatang buas bertaring

Abu Hurairah dari Nabi Shallallahu Alaihi wa sallam bersabda:

“Setiap binatang buas yang bertaring adalah haram dimakan,” HR. Muslim.

Hewan buas bertaring yang dimaksud adalah hewan seperti serigala, harimau, singa dan hewan buas lainnya. Hal ini disebabkan karena hewan buas merupakan hewan yang berbahaya bagi manusia.

5. Burung berkuku tajam
7 Makanan Selain Babi yang Juga Diharamkan Dalam Islam

Hewan yang berkuku tajam punya peraturan untuk tidak dikonsumsi layaknya hewan buas bertaring. Suatu hadist yang menjelaskan tentang hal tersebut bahkan digunakan menjadi dasar beberapa mazhab seperti mazhab Syafi’i, Abu Hunaifah, Imam Ahmad, Abu Daud dan mayoritas ulama lainnya.

“Dari Ibnu Abbas berkata: “Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam melarang dari setiap hewan buas yang bertaring dan berkuku tajam”,” HR. Muslim.

6. Hewan yang diperintahkan untuk dibunuh

“Dari Aisyah berkata: Rasulullah bersabda: lima hewan fasik yang hendaknya dibunuh, baik di tanah halal maupun haram yaitu ular, tikus dan anjing hitam,” HR. Muslim.

Hewan-hewan yang diperintahkan untuk dibunuh ini dikatakan memiliki racun atau bakteri yang sangat berbahaya jika dikonsumsi. Bahkan efeknya bisa menimbulkan penyakit berat seperti rabies hingga kematian.

7. Hewan yang mengonsumsi kotoran

Dikenal dengan istilah Al Jalalah, artinya adalah segala jenis hewan baik yang berkaki empat maupun berkaki dua dan hidup di darat dengan makanan pokoknya berupa kotoran manusia maupun hewan. Pada suatu hadits, aturan untuk tidak memakan jalalah sangat ditekankan.

“Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam melarang dari memakan jalal dan susunya,” Hr. Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah.

Hewan jalalah bisa saja hewan-hewan yang dihalalkan seperti sapi, kambing, domba, unta, ayam dan hewan lainnya. Tetapi ketika hewan tersebut mengonsumsi kotoran maka diharamkan atas konsumsinya. Hewan jalalah bisa kembali halal dengan syarat telah dipuasakan selama 3 hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *