Punya Mental Baja & Tangguh, Bocah 3 Jam di Tengah Laut Disiapkan jadi Anggota TNI AL

Kurnia Azizah

Merdeka.com – TNI Angkatan Laut mengapresiasi kekuatan mental dan ketangguhan pelajar yang belum lama ini diselamatkan oleh para prajurit dari tengah laut. Sebabnya, ia mampu bertahan mengapung selama tiga jam di tengah lautan, tepatnya di wilayah perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Kala itu kapal perang milik TNI AL, KRI Sembilang-850 tengah melaksanakan patroli rutin. Mereka menemukan remaja itu seorang diri berada di tengah laut lepas, 25 NM atau sekitar 45 KM dari daratan Banten.

Lantas sebagai bentuk perhatian, TNI AL pun memberikan sejumlah hadiah. Bahkan dia dipersiapkan menjadi prajurit TNI AL kelak. Berikut ulasan selengkapnya.

Apresiasi Ketangguhan Mental & Keberaniannya

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono mewakili Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, memberikan apresiasi kepada remaja bernama Ridho Ilhami berkat ketangguhan mental dan keberaniannya sehingga mampu bertahan selama sekitar tiga jam di laut. Ridho diketahui jatuh dari kapal penyeberangan rute Kronjo Banten menuju Pulau Harapan.

“TNI AL mengapresiasi atas ketangguhan mental dan keberaniannya di lautan yang medan tugas sama dengan kita, inilah yang kita apresiasi,” kata Wakasal, seperti dikutip dari laman Instagram akun resmi @tni_angkatan_laut.

Tidak hanya memberikan apresiasi pada Ridho saja. Wakasal pun menyatakan rasa bangganya kepada prajurit KRI Sembilang-850 yang telah dengan cekatan membantu masyarakat. Apresiasi diserahkan langsung kepada Komandan KRI Sembilang-850 Mayor Laut (P) Nanang Khunaifi.

“Ini salah satu contoh dan rupanya sudah dibuktikan bahwa KRI kita responsifnya sangat tinggi sekali. Saya sangat apresif, reward untuk Nanang dan anak buahnya,” kata perwira tinggi bintang tiga TNI AL itu.

Pemberian Hadiah

Didampingi orangtua dan adiknya, Ridho Ilhami tampak antusias. Ia menerima langsung hadiah berupa tabanas, sepeda, serta bingkisan dari Wakasal, yang dilaksanakan di hanggar heli KRI Semarang-594.

Pemberian apresiasi dilakukan seusai Wakasal meninjau kesiapan kapal perang (KRI) yang akan bermanuver di lapangan. Dalam latihan Armada Jaya ke XXXIX di dermaga Jakarta Intenational Container Terminal (JICT), Senin (21/6).

Dipersiapkan jadi Anggota TNI AL

Ridho yang masih berstatus sebagai pelajar itu, disebut Wakasal sebagai bocah berani dan tangguh. Impian Ridho untuk menjadi sosok prajurit TNI AL pun seakan kian dekat.
Sebagai bentuk apresiasi selanjutnya, Wakasal menyatakan cita-cita Ridho menjadi anggota TNI AL harus didukung.

“Apalagi anak ini bercita-cita menjadi TNI AL, kita perlu bantu karena mentalnya sudah tidak diragukan,” papar Wakasal.

Awal Viral Ditemukan Sendirian di Tengah Laut

Sebelumnya, video evakuasi seorang remaja di tengah laut viral di media sosial. Sejumlah prajurit TNI AL menemukannya berenang seorang diri di tengah laut lepas.

Para prajurit KRI Sembilang-850 menemukan adanya kontak visual di haluan lambung kiri dengan jarak kurang lebih 100 meter dari kapal.

Komandan kapal perang, Mayor Nanang pun sigap memerintahkan prajurit untuk menolong.

“Itu orangnya. ABK kapal apa ini,” kata pria yang merekam video.

“Naik sini naik, ini di tengah laut loh dek. Dalam ini arusnya kencang,” kata prajurit dalam video.

Ternyata bocah tersebut jatuh dari kapal penyeberangan.

“Saya mau kencing, terpeleset, kecebur. Saya panik, saya cari minta pertolongan. Ada kapal air,” papar Ridho.

Setelah berhasil dievakuasi, prajurit langsung menuju Pos TNI AL (Posal) Untung Jawa. Menyerahkan Ridho untuk dikembalikan ke keluarga yang bersangkutan.[kur]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *