12 Makanan Ini Ternyata Tinggi Gula, Waspadai Konsumsinya

Diah Afrilian – detikFood

Jakarta – Makanan kemasan sulit diketahui pasti isi kandungannya. Seperti makanan-makanan ini yang ternyata punya kandungan gula yang tinggi.

Makanan merupakan asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Memilih kandungan makanan sangat penting fungsinya untuk menentukan efek apa yang didapatkan oleh tubuh di kemudian hari.

Memilih makanan tinggi nutrisi dengan gula yang rendah dan lemak yang tidak terlalu banyak penting untuk dipertimbangkan. Namun saat memilih makanan kemasan, untuk menghindari kandungan gula atau mengetahui betul kandungan gula yang ada di dalamnya sangat sulit dilakukan.

Beberapa makanan sehat sekalipun terbukti memiliki kandungan gula tersembunyi yang harus diwaspadai. Bahkan pada makanan-makanan yang tidak terpikirkan akan mengandung gula seringkali ditambahkan gula yang disembunyikan saat pengemasan.

Berikut ini 12 makanan yang ternyata tinggi gula menurut Livestrong :
1. Yogurt Kemasan

Konsumsi yogurt baik untuk kesehatan. Kandungan probiotik yang terkandung pada yogurt dikatakan menjadi nutrisi terbaik untuk menjaga kesehatan usus.

Namun yogurt yang dijual di supermarket dan toko-toko dengan perasa buah dan lainnya tidak sesehat yang dipikirkan. Yogurt ini terbukti telah ditambahkan gula sebanyak 2,5 sendok makan dalam tiap takaran sajinya.

2. Saus Tomat

Rasa saus tomat memang cenderung asam tetapi bukan berarti tidak ada kandungan gula di dalamnya. Beberapa merek saus tomat bahkan dikatakan menggunakan gula dalam jumlah yang sangat banyak.

“Kami tidak menyadari bahwa pelengkapnya juga ditambahkan banyak gula. Menambahkan satu sendok makan saus tomat ke makanan sama dengan menambahkan satu sendok teh gula ke makanan tersebut,” kata Ansel selaku ahli gizi.

3. Saus Barbeque

Saus barbeque menjadi cara praktis ketika ingin menyajikan daging panggang di rumah. Sayangnya, hampir dari setengah komposisi dari saus barbeque diisi oleh gula.

“Satu sendok makan saus barbeque dapat menggunakan hingga satu setengah sendok teh gula,” kata Ansel.

4. Susu Nabati

Berbagai jenis susu seringkali tersaji berurutan ada lemari pendingin di supermarket dan toko-toko. Berbagai jenis susu ini dihadirkan tentunya untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan para pelanggan.

Memilih susu harus benar-benar diperhatikan pada kemasan yang merincikan kandungan dan nutrisi. Beberapa susu banyak yang mengandung gula termasuk susu nabati yang bahkan terbuat dari tumbuhan.

5. Buah Kemasan

Selain buah-buahan segar, di supermarket dan toko-toko banyak juga dijual buah-buahan yang dikemas. Misalnya seperti manisan, buah-buahan kering hingga buah kalengan.

Buah-buahan yang dipasarkan ini seringkali ditambahkan banyak gula untuk membuatnya menjadi awet dan memiliki rasa yang lezat. Terutama pada buah-buahan kering dan buah-buahan kaleng yang sering digunakan untuk cocktail, penambahan kandungan gula yang diberikan cukup tinggi.

6. Kaldu

Kaldu biasanya memiliki rasa yang gurih dan cenderung asin tetapi bukan berarti kaldu tidak mengandung gula. Terutama kaldu-kaldu instan dan siap saji yang dijual di pasaran dan toko-toko biasanya akan ditambahkan gula untuk membuat rasanya menjadi lezat.

Membuat kaldu di rumah menjadi pilihan yang paling baik karena dapat mengatur sendiri kebutuhan bahan-bahan di dalamnya. Terlebih, membuat kaldu sendiri di rumah tidak memerlukan untuk menambahkan gula di dalamnya.

7. Bacon

Bacon atau daging yang diserut tipis ini biasanya dijual dalam bentuk kering atau sudah ditambahkan bumbu perasa. Hasilnya daging bacon yang dijual ini sudah tidak lagi segar dan telah diberi banyak bahan tambahan di dalamnya.

Bukan hanya kandungan garamnya yang tinggi, fungsi penambahan gula pada bacon juga untuk membuat rasanya menjadi lezat. Perhatikan dengan rinci ketika memilih bacon di supermarket atau toko-toko terutama pada daftar komposisi bahan yang digunakan.

8. Granola

Granola seringkali dianggap sebagai makanan sehat dan superfood yang padat nutrisi. Sayangnya banyak granola kemasan yang justru mengandung banyak gula yang tersimpan secara tersembunyi di dalamnya.

Granola seringkali ditambahkan pemanis seperti sirup jagung, madu atau gula merah. Terlebih granola biasanya akan disajikan dengan tambahan buah yang dikeringkan atau coklat yang menambahkan kadar gula lebih banyak lagi ke dalamnya.

9. Selai Kacang

Menurut sebuah jurnal pada tahun 2015, konsumsi selai kacang dikaitkan dengan angka harapan hidup yang lebih panjang. Sayangnya, selai kacang tidak sealami yang bisa dibayangkan.

Beberapa selai kacang yang dijual dalam kemasan di toko-toko dan supermarket yang bahkan mengaku rendah lemak juga mengandung gula yang cukup tinggi. Pastikan untuk memerhatikan baik-baik label komposisi bahan sebelum membeli selai kacang.

10. Roti

Selai yang seringkali dioleskan ke atas roti sudah dikenal akan kandungan gulanya yang tinggi. Tanpa disadari sebenarnya roti yang digunakan pun juga banyak yang dibuat dengan kandungan gula yang cukup tinggi.

“Pilih roti dengan gula kurang dari 1 gram per irisnya. Saya merekomendasikan roti gandum tanpa madu atau pemanis lainnya,” kata Gueron selaku ahli gizi.

11. Oatmeal Kemasan

Oatmeal memang dikenal sebagai makanan tinggi serat yang disarankan terutama untuk pelaku diet. Oatmeal diakui sebagai menu sarapan yang tinggi energi dan cocok untuk dikonsumsi sebelum menjalani hari yang penuh aktivitas melelahkan.

Sayangnya pada beberapa oatmeal kemasan telah ditambahkan bahan pemanis atau gula untuk membuat rasanya menjadi lezat. Sebaiknya pilih oatmeal tanpa rasa atau oatmeal murni ketika ingin membeli salah satunya di supermarket atau toko-toko.

12. Kopi dengan Perasa

Kopi dianggap sebagai minuman pembangkit tenaga yang paling sering dipilih saat pagi hari. Hampir 68% cangkir kopi ditambahkan pemanis dan gula ke dalamnya menurut laporan jurnal Public Health pada 2017.

Menambahkan gula atau pemanis buatan pada kopi ini justru akan meningkatkan efek buruk yang mungkin didapatkan dari secangkir kopi. Misalnya peningkatan gula darah, risiko diabetes dan berbagai ancaman kesehatan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *