Konsumsi Berlebih, 5 Makanan Sehat Ini Bisa Berdampak Buruk Bagi Tubuh


Tasya Paramitha, Isra Berlian

VIVA – Pandemi COVD-19 yang masih melanda dunia hingga saat ini membuat masyarakat harus selalu waspada. Bukan hanya menaati protokol kesehatan saja, mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi juga penting untuk dilakukan sebagai pencegahan tertular dari COVID-19.

Namu,  ternyata sejumlah makanan sehat berikut ini jika dikonsumsi secara berlebihan dapat mengganggu kesehatan. Bahkan dapat berisiko terjadinya pembentukan batu ginjal. Apa saja?

1. Air perasan lemon

Lemon diketahui kaya akan vitamin C yang mana dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Namu,  terlalu berlebihan mengonsumsi perasan air lemon dapat menyebabkan gangguan asam lambung.

Spesialis gizi klinik, dr. Marya W Haryono, M.Gizi, SpGK menjelaskan bahwa ada sejumlah orang yang mengonsumsi perasan lemon perutnya menjadi nyaman. Namun, ada juga orang yang begitu terkena meski sedikit perasan lemon langsung berdampak berupa nyeri pada perutnya.

“Perlu diketahui identiknya vitamin C memang mengurangi proses peradangan yang ada di lambung, tapi itu tidak mutlak datang dari lemon yang sensitif terhadap orang tertentu. Boleh vitamin C dari yang lain. Apa menyembuhkan gastritis? Belum ada jawabannya. Belum terbukti secara klinis,” kata Marya.


2. Wortel

Wortel diketahui merupakan salah satu sayuran yang kaya akan nutrisi. Sejak dahulu wortel dikenal untuk menjaga atau memelihara kesehatan mata. Namun, siapa sangka jika mengonsumsi wortel dapat menyebabkan kulit kekuningan. Lantaran kandungan betakaroten yang tinggi pada wortel.

Menurut Marya, mengonsumsi makanan yang tinggi karoten bisa menyebabkan perubahan warna pada kulit menjadi kekuningan. Biasanya terlihat di telapak tangan terlebih dahulu.

“Betakaroten ini bukan hanya dari wortel. Kalau kita sepadankan, berapa banyak yang bisa bikin kuning? Kalau kita konsumsi beta karoten 20-50 miligram dalam berhari-hari,” ujarnya,

:Kalau makan wortel berhari-hari 10 ukuran sedang, dalam beberapa hari ke depan telapak tangan akan kuning. Bukan hanya wortel. Bahan makanan alami lain yang warnanya orange,” tambah Marya.

3. Brokoli

Brokoli diketahui merupakan salah satu sumber nutrisi yang baik bagi tubuh. Brokoli mengandung serat, protein, karbohidrat kompleks, mineral kalium, magnesium, kalsium, fosfor, zinc serta zat besi.

Beragam jenis vitamin, termasuk vitamin A, vitamin B, folat, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K juga terkandung dio dalamnya.

Mengonsumsi brokoli dapat memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah, mencegah kanker hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Namun, jika mengonsumsi brokoli secara berlebihan dapat menyebabkan perut menjadi kembung. Hal ini, kata Marya, lantaran kandungan serat yang ada di dalam brokoli.

“Kandungan fruktan memang membuat produksi gas dalam saluran cerna dengan kuman baik di usus. Kalau kebanyakan enggak nyaman. Solusi? Harus dimatangkan brokoli,” kata dia.

4. Beras merah.

Beras merah adalah alternatif pengganti nasi putih bagi mereka yang tengah menjalani diet. Beras merah diketahui merupakan sumber karbohidrat kompleks yang dapat membantu seseorang kenyang lebih lama.

Tentu saja, jika dikonsumsi berlebihan bakal memberikan dampak negatif, yakni perut kembung.

“Karena masalahnya kalau serat terlalu banyak, jangankan dari beras merah, jarang makan sayur, besok makan sayur berlimpah itu pasti berisiko kembung. Harus ada proses pembiasaan pelan-pelan,” jelas Marya.

Beras merah memang mengandung karbohidrat kompleks, tapi kalau dikonsumsi berlebihan, selain Anda akan kembung, kandungan karbohidrat yang dimakan pun menjadi banyak.

“Berlebihan berapa? Nasi karbohidrat dalam badan 50-60 persen dari asupan sehari-hari. Kira-kira sekali makan 100 gram atau 120-150 gram tergantung aktivitasnya, berat badan, usia,” ujarnya.

5. Bayam

Selain harganya yang murah, bayam diketahui memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh. Tapi, kalau dimakan berlebihan akan menyebabkan risiko batu ginjal.

“Ada orang yang risiko terbentuk batu di ginjal tinggi. Batu di ginjal yang paling banyak jenisnya batu oksalat, batu asam urat,. Kalau selama ini batu yang sering terbentuk batu oksalat, ada baiknya ganti sayur selain bayam. Karena di dalam bayam ada oksalat tinggi. Orang tersebut makan bayam, kacang-kacangan ada risiko terbentuk lagi batu oksalat,” kata Marya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *