Capres PKS Diumumkan 6 Bulan Lagi

Merdeka.com – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengatakan, partainya belum menetapkan siapa sosok yang tepat untuk menggantikan Presiden Joko Widodo yang sudah menjabat selama 2 periode. Karena rata-rata sejumlah partai politik memang memiliki agenda besar yang harus diselesaikan lebih dulu.

Dia menargetkan, PKS akan segera menentukan siapa sosok yang tepat menjadi Capres 2024 sekitar enam bulan lagi.

“Setelah Munas, kami merapikan instrumen dan kepengurusan. Jadi PKS sendiri belum menetapkan. Makanya nggak ada Ustaz Salim, adanya Ustaz Anies,” kata Mardani dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/5).

“Jika Pileg Maret 2024, mungkin proses (pencalonan) sudah mulai dari Agustus 2022.Tinggal tunggu tanggal mainnya, Capres dari PKS. Enam bulan lagi lah (diumumkan),” tambahnya.

Mardani juga ikut buka suara terkait perseteruan panas antara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR Puan Maharani. Dia sangat menyayangkan tidak hadirnya Ganjar pada acara HUT PDIP ke-48 di Kantor PDIP Jateng Panti Marhaen Semarang.

“Pertemuan di Jateng, setahu saya Mbak Puan konsolidasi, Mas Ganjar malah nggak ada. Mas Ganjar justru naik sepeda di Jalan Layang Non Tol. Jauh juga tuh dari Semarang ke sini,” jelasnya.

Dia melihat sosok Ganjar sebagai pemimpin muda yang baik. Menurutnya sama seperti Anies Baswedan atau pun Ridwan Kamil. Namun, Mardani kembali menyayangkan karena ketiganya bukan merupakan sosok petinggi partai. Terlebih lagi Anies dan Ridwan Kamil bukan berasal dari kader partai.

“Nama-nama yang sudah ada, bagus. Anies saya senang karena kawan dekat saya. Ganjar anak muda, bagus. Ridwan Kamil juga. Tetapi kalau kita lihat, tiga-tiganya bukan penguasa partai,” ujarnya.

Dia melihat, nama Prabowo Subianto yang sudah empat kali maju dalam Pilpres, akan tetap unggul pada Pilpres 2024 mendatang. Mardani mengapresiasi sosok Ketua Umum Partai Gerindra itu. Menurutnya, Prabowo masih layak menjadi Capres 2024. Meskipun Menteri Pertahanan itu tahun ini akan genap berusia 70 tahun.

“Untuk Capres, saya apresiasi buat Pak Prabowo, beliau masih nomor satu. Tapi referensi seperti Ganjar, Anies, Ridwan Kamil, dan Sandi, (mereka) anak-anak muda, saya senang. Soalnya 44 persen pemilih di 2024 itu 40 tahun ke bawah. Mereka lebih nyambung dengan Capres muda,” ungkapnya.

“Makanya saya sempat menggaungkan capres muda pada 2024. Yang dimaksud Capres muda tapi tidak ada urusannya dengan usia ya. Pak Prabowo karena rajin naik kuda, mungkin lebih muda secara pikiran dan semangat,” lanjut Mardani.

Menurutnya, akan lebih baik jika para ketua umum partai segera mengumumkan nama-nama kader terbaiknya yang akan diusung menjadi calon Presiden 2024. Karena itu, dia melihat musim Pemilu akan lebih cepat.

“Ini menjadi lecutan bagi Parpol yang belum menentukan Capresnya. Walaupun akan menarik, tapi ini seruan untuk segera mengumumkan,” terang anggota Komisi II DPR itu.

“Ganjar ke Jakarta, Anies tiba-tiba ke Klaten. Nah Parpol jangan (bersikap) nyaman. Lebih baik dari awal (dipetakannya) sehingga makin jelas petanya,” tutup Mardani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *